Bentuk Siswa Beradab, MTsN 1 Bantul Ciptakan Habituasi Religius

Ditulis oleh MTsN 1 Bantul pada 29 September 2022 .

Bantul(MTsN 1 Bantul)—Dalam rangka membentuk siswa yang beradab, MTs Negeri 1 Bantul menciptakan habituasi atau pembiasaan yang bersifat religious khususnya islami. Pembiasaan itu dimulai saat siswa datang ke madrasah, siswa putra berjabat tangan dengan guru pria, siswa putri berjabat tangan dengan guru wanita. Selain itu dibiasakan pula siswa mengucapkan salam sambil membungkuk saat bertemu guru. Siswa diizinkan menggunakan bahasa Jawa Kromo Inggil, namun demikian siswa lebih disarankan menggunakan bahasa Indonesia. Pembiasaan yang lain di antaranya melaksanakan salat Dhuha secara munfarid, melaksanakan salat Dhuhur secara berjamaah, berdoa sebelum dan setelah memngakhiri KBM, Pembacaan Asmaul Husna dan pembacaan lafal salat wajib dua versi, dan masih banyak pembiasaan yang lain. Demikian keterangan yang disampaikan Kepala MTs Negeri 1 Bantul, Hidayat, S.Ag MA di ruang kerjanya, Selasa (27/9/2022).

“Madrasah adalah sistem pendidikan yang merupakan perpaduan sekolah dan pondok pesantren. Hal-hal yang dianggap terbaik di pendidikan formal atau sekolah, dan hal terbaik yang ada di pondok pesantren dipadukan dan kelola menjadi satu di pendidikan madrasah. Oleh karena ada unsur pesantrennya, tak heran bila madrasah nampak lebih islami dibandingkan sekolah. Untuk menjadikan siswa memiliki adab yang baik, siswa dibiasakan dengan perilaku dan pembiasaan islami sehingga siswa diharapkan lebih mendahulukan adab daripada ilmu” kata Hidayat.

Hidayat merupakan guru yang berasal dari lingkungan pondok pesantren di Jejeran Wonokromo Bantul. Dari kebiasaan mengaji sejak kecil, tumbuh dan berkembang bersama santri, menjadikan Hidayat ingin menciptakan MTs Negeri 1 Bantul tenang senyaman pondok pesantren. Dinamika madrasah sengaja dibuat seperti sebuah pondok pesantren yang penuh dengan salam dan doa. (vic)

Do’a Sapu Jagad

{{brizy_dc_teks-doa_teks_arab}}

{{brizy_dc_teks-doa_arti_doa_ayat}}

Doa Mohon Perlindungan dari Bencana

اللّٰهُمَّ يَا كَافِيَ الْبَلاَءْ إِكْفِنَا الْبَلاَءْ قَبْلَ نُزُلِهِ مِنَ السَّمَاءِ

Ya Allah wahai Dzat Maha Mampu menolak bencana, peliharalah kami dari segala bencana sebelum ia turun dari langit.