MTsN 1 Bantul Konsisten Biasakan Siswa Salat Dhuha

Ditulis oleh MTsN 1 Bantul pada 29 September 2022 .

Bantul(MTsN 1 Bantul)—MTs Negeri 1 Bantul secara konsisten mengajak siswa untuk melaksanakan salat Dhuha. Setiap siswa tertama laki-laki minimal melaksanakan empat kali salat Dhuh, satu kali berjamaah dan tiga kali munfarid. Setelah salat siswa diminta mengisi bukti diri berupa tanda tangan pada format yang sudah disediakan guru agama. Demikian keterangan yang disampaikan oleh Kepala MTs Negeri 1 Bantul, Hidayat, S.Ag., M.A. di ruang kerjanya pada Selasa (27/09/2022).

Berbagai kegiatan pembiasaan telah tercantum dalam dokumen kurikulum MTs Negeri 1 Bantul. Seluruh pembiasaan tersebut telah dilakukan kembali. Pada masa Pandemi Covid-19 beberapa pembiasaan tidak dapat dimaksimalkan. Dengan diberlakukannya kembali pembelajaran tatap muka, maka pembiasaan di madrasah dapat dipantau kembali dengan maksimal. Teknis pelaksanaan Salat Dhuha terbagi menjadi 2 macam. Terdapat jadwal kelas yang melaksanakan Salat Dhuha secara berjamaah, 10 menit sebelum KBM, sementara kelas yang lain melaksanakan Salat Dhuha secara munfarid. Kegiatan sholat dhuha berjamaah didampingi oleh guru jam pertama. Adapau guru yang menjadi imam Salat Dhuha dijadwalkan tersendiri. Setelah Salat Dhuha siswa secara bersama-sama membaca doa. Kegiatan Sholat dhuha tidak berhenti meskipun bersamaan dengan kegiatan Penilaian Tengah Semester (PTS). Selama kegiatan PTS, pembiasaan salat dhuha tetap dijaga secara konsisten. Istiqomah, itulah yang selalu diserukan oleh kepala madrasah kepada bapak ibu guru agar tidak ada kata ‘jemu’ dalam membimbing siswa melakukan ibadah sunah ini.

“Pembentukan karakter siswa, merupakan hal yang lebih membanggakan bagi saya. Hal utama dan pertama yang harus dilakukan adalah membangun karakter ‘akhlakul karimah’. Pembiasaan-pembiasaan di madrasaah, salah satu di antaranya adalah pembiasaan Salat Dhuha merupakan sebuah usaha yang harus dipertahankan. Saat ini mungkin siswa merasa terbebani dengan pembiasaan tersebut, namun pada akhirnya akan menjadi sebuah kebutuhan dan jati diri” kata Hidayat mengakhiri pembicaraan.  (juk)

Do’a Sapu Jagad

{{brizy_dc_teks-doa_teks_arab}}

{{brizy_dc_teks-doa_arti_doa_ayat}}

Doa Mohon Perlindungan dari Bencana

اللّٰهُمَّ يَا كَافِيَ الْبَلاَءْ إِكْفِنَا الْبَلاَءْ قَبْلَ نُزُلِهِ مِنَ السَّمَاءِ

Ya Allah wahai Dzat Maha Mampu menolak bencana, peliharalah kami dari segala bencana sebelum ia turun dari langit.