MTsN 1 Bantul Siap Laksanakan Kurikulum Merdeka

Ditulis oleh MTsN 1 Bantul pada 29 September 2022 .

Bantul(MTsN 1 Bantul)—Kepala MTs Negeri 1 Bantul, Hidayat, S.Ag., M.A. menyatakan kesiapan melaksanakan Kurikulum Merdeka. Hal tersebut disampaikan ketika ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (27/09/2022).

Hidayat menyampaikan meskipun tahun ini MTs Negeri 1 Bantul tidak ditunjuk sebagao Piloting Project Kurikulum Merdeka, namun persiapan menyambut Kurikulum Merdeka telah dimulai. Berbagai informasi terkait pelatihan Kurikulum Merdeka disampaikan kepada guru untuk diikuti secara mandiri. Madrasah juga memberikan imbauan kepada MGMP untuk dapat menyelenggarakan kegiatan terkait dengan kesiapan Kurikulum Merdeka. Selain dalam rangka memenuhi kegiatan pengembangan diri, juga dalam rangka mempersiapkan guru-guru memenuhi tuntutan perubahan kurikulum. Langkah selanjutnya, seluruh wakabid diikutkan dalam seminar yang diselenggarakan oleh UPY bekerjasama dengan Kemenag Kab. Bantul. Untuk memfasilitasi agar guru dapat mengakses platform Merdeka Mengajar menggunakan akun madrasah.kemenag.go.id maka admin madrasah mengaktivasi akun madrasah.kemenag.go.id bagi seluruh guru. Selain kesiapan secara teknis, regulasi Kurikulum Merdeka sudah di akomodir dalam dokumen kurikulum madrasah. Meskipun belum melaksanakan Kurikulum Merdeka, namun dokumen KTSP MTs Negeri 1 Bantul sudah mengadaptasi prinsip Kurikulum Merdeka diantaranya kegiatan pembelajaran yang berpusat pada siswa “Student Centered Learning”. Pembelajaran aktif dengan memposisikan guru sebagai fasilitator.

Hidayat dalam berbagai kesempatan menekankan kepada seluruh jajaran guru untuk membuka diri, membuka wawasan, membuka pikiran, menerima perubahan, dan siap menjadi agen perubahan itu sendiri. Jajaran guru juga diharapkan siap belajar dan mengubah paradigma yang selama ini sudah mengakar. “Siswa kita lahir dengan berbagai talenta. Mereka memiliki prestasi di bidang masing-masing. Tidak dapat di ‘gebyah uyah’. tidak dapat disama ratakan, digeneralisasi. Masing-masing siswa hendaknya belajar sesuai dengan ketertarikan serta tahapan awal masing-masing. Ibarat kelompok ikan, diberi pelajaran berenang, sementara kelompok burung diberi pelajaran terbang. Jangan paksa ikan untuk terbang” pungkasnya. (juk)

Do’a Sapu Jagad

{{brizy_dc_teks-doa_teks_arab}}

{{brizy_dc_teks-doa_arti_doa_ayat}}

Doa Mohon Perlindungan dari Bencana

اللّٰهُمَّ يَا كَافِيَ الْبَلاَءْ إِكْفِنَا الْبَلاَءْ قَبْلَ نُزُلِهِ مِنَ السَّمَاءِ

Ya Allah wahai Dzat Maha Mampu menolak bencana, peliharalah kami dari segala bencana sebelum ia turun dari langit.