MTsN 1 Bantul Dukung Capaian Nilai Evaluasi Reformasi Birokrasi

Ditulis oleh MTsN 1 Bantul pada 28 Februari 2024 .

Bantul (MTsN 1 Bantul) Dengan Surat Nomor : S-468/KPN.1501/2024 Tanggal 21 Februari 2024, KPPN Yogyakarta menyampaikan Apresiasi dan Penghargaan Satuan Kerja dengan capaian IKPA Predikat Sangat Baik Tahun 2023. Capaian nilai IKPA tahun 2023 pada 274 satker di lingkup KPPN Yogyakarta secara rata-rata adalah 94,88 (baik), dengan rincian131 satker (47,81%) meraih nilai sangat baik (95 ke atas),102 satker (37,23%) meraih nilai baik (89 s.d. 94,99), 40 satker (14,60%) meraih nilai cukup (70 s.d. 88,99), dan 1 satker (0,36%) meraih nilai rendah (kurang dari 70).

IKPA merupakan indikator yang penetapannya oleh Kementerian Keuangan selaku BUN untuk mengukur kualitas kinerja pelaksanaan anggaran belanja Kementerian Negara/Lembaga dari sisi kesesuaian terhadap perencanaan, efektivitas pelaksanaan anggaran, efisiensi pelaksanaan anggaran, dan kepatuhan terhadap regulasi. Penilaian IKPA Tahun 2023 dilakukan melalui Aplikasi OMSPAN berdasarkan 3 aspek pengukuran dan 8 indikator kinerja, yaitu: (1) Aspek kualitas perencanaan anggaran: Revisi DIPA dan Deviasi Halaman III DIPA; (2) Aspek kualitas pelaksanaan anggaran: Penyerapan Anggaran, Belanja Kontraktual, Penyelesaian Tagihan, Pengelolaan UP dan TUP, dan Dispensasi SPM; serta (3) Aspek kualitas hasil pelaksanaan anggaran: Capaian Output.

MTsN 1 Bantul termasuk kedalam kelompok satuan kerja dengan capaian IKPA berpredikat Sangat Baik Tahun 2023 dengan nilai IKPA sebesar 97,01, demikian Novitta Rachmawati Solikah, A.Md. bendahara pengeluaran MTsN 1 Bantul menyampaikan. Dengan prestasi tersebut MTsN 1 Bantul telah ikut serta berkontribusi dalam pencapaian yang optimal atas Indikator Kinerja Kementerian Agama dan mendukung capaian nilai Evaluasi Reformasi Birokrasi Kementerian Agama.

Sugiyono Kepala MTsN 1 Bantul sangat bersyukur atas prtestasi ini, dan berharap ditahun 2024 dapat meningkatkan kinerja dan meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran guna mendukung optimalisasi kinerja Kementerian Agama.(ret)