
Bantul (MTsN 1 BANTUL).-- MTsN 1 Bantul (Matsasaba) sukses melaksanakan program mandatory dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DIY, yakni In House Training (IHT) mengenai Implementasi KMA Nomor 1503 Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan langkah strategis madrasah untuk meningkatkan kualitas pendidikan sesuai dengan standar terbaru yang ditetapkan oleh pemerintah. Kegiatan IHT tahap 2 ini dilaksanakan pada Rabu( 18/02/2026) di Aula MTsN 1 Bantul.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat ini menghadirkan pakar di bidangnya untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada seluruh pendidik. Berlaku sebagai nara sumber utama yakni Asih Budiati, S.Pd., M.Si., Pengawas Madrasah Kabupaten Sleman mengenai Implementasi KMA Terbaru di Madrasah disampaikan secara lugas . Beliau menekankan pentingnya adaptasi cepat seluruh elemen madrasah terhadap perubahan regulasi demi terciptanya tata kelola pendidikan yang lebih modern. Selanjutnya, Asih Budiati juga membahas mengenai Integrasi KBC (Kurikulum Berbasis Cinta) juga disampaikan bahwa pembelajaran mendalam dan penanaman karakter pada tiap mata pelajaran penting untuk diterapkan. Dalam sesinya, dijelaskan bahwa nilai-nilai karakter tidak boleh berdiri sendiri, melainkan harus menyatu dalam kegiatan pembelajaran baik yang intra maupun ekstra, hingga membentuk iklim atau budaya madrasah yang kuat. Puncak materi teknis yakni membedah tentang Sistem Pembelajaran dan Asesmen terkait KMA 1503 Tahun 2025. Materi ini memberikan panduan praktis bagi guru dalam menyusun relevansi dan akurasi terhadap perkembangan siswa di era transisi kurikulum ini.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kekompakan dan kesiapan seluruh guru MTsN 1 Bantul dalam mengimplementasikan kurikulum baru. Dengan berakhirnya IHT ini, MTsN 1 Bantul diharapkan dapat menghadirkan ekosistem pembelajaran yang lebih berintegritas dan kreatif sesuai semangat KMA 1503 tahun 2025. (Tari)
